'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Aisyiyah Wonodri Berikan Nuansa Berbeda Peringati Hari Kartini Berasama Para Murid
21 April 2018 13:23 WIB | dibaca 577

   

SEMARANG-Kartini merupakan sosok wanita yang menginspirasi dan mencetuskan akan adanya emansipasi wanita, dimana wanita tak lagi hanya sebagai konco wingking tetapi wanita juga bisa berprestasi, berperan aktif, dan bahkan menjadi pemimpin layaknya seorang pria. Tak heran jika jasa beliau selalu dikenang, dan sampai saat ini setiap tanggal 21 April selalu diperingati secara nasional sebagai hari kartini. Berbagai cara dan kegiatanpun dilakukan untuk memperingatinya. Selama ini hari kartini selalu identik dengan adanya karnaval dengan melibatkan para murid dimana murid-murid didandani menggunakan baju adat daerah dan tak jarang ada juga yang memakai konde. Namun pemandangan berbeda terlihat di Aisyiyah Wonodri. Para murid terlihat melaksanakan upacara dan memberikan bunga kepada bapak ibu guru mereka sebagai tanda terima kasih atas jasa-jasanya dalam mendidik dan mencerdaskan mereka.

Upacara bersama, murid, komite, PRA, PRM Wonodri dan Ketua PCM Semarang Selatan sebagai Pembina upacara. Memperingati hari Kartini 2018 di halaman gedung 1 PAUD 'Aisyiyah Wonodri Semarang. Menurut Ibu Hj. Noor Aini, SPd (Ketua Majelis Dikdasmen PWA Jateng) "Mencari nuansa yang berbeda, sosok Kartini sebagai muslimah pembelajar agama Islam yang tak pernah mengajarkan perkondean, namun mencintai tanah air- budaya-agama dan pemikirannya yang dapat kita baca dalam buku yang merupakan manifestasi dari isi alquran minadhdhulumaati ilannuur (habis gelap terbitlah terang). Siapa yang mengawali nuansa Kartinian dengan perkondean? Tak jelas asal usulnya, namun masih dilestarikan hingga kini. Sudah saatnya kita mengalihkan nuansa Kartinian perkondean dengan kegiatan literasi yang lebih mencerdaskan." (21/4)

Shared Post: