'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
INOVASI YANG TAK MELANGGAR SYAR'I
28 April 2022 13:59 WIB | dibaca 35
 
 
 
 
 
Pesan KH Tafsir (Ket.PWM Jateng), dalam memberi sambutan / pengarahan kemarin pada acara pentasyarufan kado Ramadhan. Kegiatan dilaksanakan oleh KL LAZISMU PWA Jateng yang digelar di ruang lobby, ada pencerahan, inovasi, ide baru yang tak terfikirkan sebelumnya. 
 
Terkait dengan perintah zakat fitrah dapat di kembangkan dan diwujudkan dalam kemasan paket beras & lauk kering (minyak, telur, kecap, abon, dll), agar penerima tak lagi repot di hari raya untuk mencari tambahan lauknya. Karena tak mungkin hanya makan nasi saja, pasti ada tambahan lauk nya.
 
Karena contoh jaman Rasulullah itu 1 sock kurma, sudah sangat mengenyangkan. Di Indonesia tidak tumbuh kurma tapi tumbuh padi, maka para ulama kita memiliki pemikiran ya di sejajarkan dengan makanan pokok di Indonesia sebesar 2,5 kg beras perjiwa.
 
Pengembangan berikutnya boleh jadi kalau beras kemudian disertai dg lauk kering, maka itu akan lebih baik dan sah-sah saja. Artinya tidak ada pelanggaran dalam melaksanakan perintah berzakat fitrah. Apalagi klo dikemas dalam parsel yang bagus, akan semakin menggembirakan. Sesekali fakir miskin menerima parsel yang indah.
 
Intinya ketika menutup Ramadhan jangan sampai ada umat Islam yg sudah susah, ditambah susah lagi. Harus senang dan  bergembira menyambut hari Raya Idul Fitri, hari kemenangan. Saling memaafkan dan mendoakan, minal 'aidin wal Faizin.
Budaya baju baru adalah gambaran dari kegembiraan. Akan baik pula bila tetap mentradisi di Indonesia.
Sesekali fakir miskin menerima parsel yang indah, berisi beras zakat fitrah, baju baru, dan lain-lainnya.
Semoga akan berkembang sesuai situasi & kondisi, dan semakin menggembirakan.
Insyaa Allah dari ulama Muhammadiyah akan selalu berkemajuan kekinian tanpa meninggalkan prinsip agama yang diperintahkan.
 
PWM Singosari, 28.4.2022.
 
Kontributor : Noor Aini, S.Pd (Majelis Dikdasmen PWA Jateng)
Shared Post: