'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Sosialisasikan Gerakan Peduli Sampah, Tim GMPS Audiensi bersama Rektor UMS
01 Maret 2021 17:20 WIB | dibaca 29
 
 
Sabtu (27/02) siang, tim GMPS lakukan audiensi bersama Rektor UMS selaku ketua panitia pelaksanaan muktamar mendatang. Rektor UMS Sofyan Anif    menemui tim GMPS di Gedung Induk Siti Walidah lantai 6.
 
 
Hadir dalam audiensi tersebut, Ketua PWA Jawa Tengah Ummul Baroroh, Anggota Majelis lingkungan hidup PWM Jateng Alpha Febela Priyatmono, Dewan Sugli Daetah hisbul Wathan, Kader Hijau Solo Raya, Ketua LLHPB PWA Jawa Tengah Lilik Prihantini, Ketua Divisi Lingkungan Hidup LLHPB Aisyiyah Deny Ana I'tikafia beserta beberapa perwakilan jajarannya. 
 
 
Dalam sambutannya, Rektor UMS mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh LLHPB PWA Jawa Tengah ini. "Saya waktu S1 mengajar pengelolaan sampah juga, sehingga masih melekat ghirah keilmuan sampah,"ujar Sofyan Anif.
 
 
Lebih lanjut, Sofyan Anif berujar, "Pengadaan kit yang berbasis sampah itu pasti akan lebih disukai oleh Muktamirin atau penggembira. Saya betul-betul respon sekali, supaya nanti bisa ditindaklanjuti dengan maksimal, sehingga acara Muktamar tidak hanya sukses sidang, juga sukses penampilan, gaya Muktamarnya, dengan kitnya yang berbeda dengan periode yang lalu."
 
 
Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi GMPS di arena muktamar yang akan datang oleh Ketua PWA Jateng, Ummul Baroroh. 
 
 
Mengubah habit tidak mudah perlu Istiqomah jihad, "Semoga sukses Muktamar tidak hanya Sukses Muktamar, sukses persidangan, tapi semua penyelenggaraan Muktamar berbasis Peduli Sampah. Green Muktamar juga boleh. Cari tema-tema justifikasi perbedaan Muktamar di Solo dengan Muktamar di tempat-tempat lain. Ini bisa kita ajukan di hasil persidangan sehingga nanti ada keputusan dari tanwir Aisyiyah, untuk pengelolaan sampah Aisyiyah lebih disiplin, lebih telaten, dan lebih kebal dari serangan kritik, biasanya Ibu Aisyiyah lebih kebal, "jelas Ummul Baroroh.
 
 
Menanggapi pemaparan dari ketua PWA jateng, Rektor UMS memberi komentar, "Gerakan ini bisa dikerjasamakan dengan beberapa majelis misalnya Majelis Lingkungan Hidup dan Majelis Ekonomi, kaitannya dengan produk bernilai ekonomi, juga bisa dikerjasamakan dengan Lembaga Budaya, ini ada jagonya desain pak Alfa, sehingga menjadi menarik, "paparnya.
 
 
Rektor UMS pun berharap sampah yang dikelola dapat menghasilkan desain yang menarik konsumen. Ia mencontohkan produk berupa rompi yang dibuat dari sampah dan didesain seperti batik.
 
 
Kontributor: Deny Ana I'tikafia
Shared Post: